KBRN, Manokwari: Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Papua Barat, Wiliam Heinrich, menaruh harapan besar terhadap pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) HIPMI di tiga daerah, yakni Manokwari, Manokwari Selatan (Mansel), dan Pegunungan Arfak (Pegaf).
Wiliam menyampaikan bahwa Muscab ke-4 HIPMI Manokwari dan Muscab ke-2 HIPMi Mansel dan HIPMI Pegaf diharapkan menjadi momentum untuk mendorong lahirnya pengusaha-pengusaha muda baru, khususnya dari kalangan Orang Asli Papua (OAP).
“Kita harus berani berusaha dan menjadi pengusaha yang punya daya saing, apalagi ke depan kita akan berhadapan dengan pengusaha dari luar,” ujarnya.
Ia berharap agar pelantikan pengurus HIPMI hasil Muscab dilakukan di masing-masing daerah dan menjadi langkah awal bagi pertumbuhan wirausaha muda.
“HIPMI harus menjadi lokomotif untuk pertumbuhan pengusaha baru di Papua Barat, khususnya di Manokwari, Mansel, dan Pegaf,” kata Wiliam.
Menurutnya, tantangan utama yang dihadapi pengusaha muda di daerah adalah soal permodalan dan minimnya kepercayaan dari masyarakat terhadap pengusaha pemula. Namun, ia menekankan bahwa kepercayaan adalah kunci utama dalam memulai usaha, bukan semata-mata modal.
“Kita harus membangun kepercayaan dulu. Yang kedua, kita juga harus meningkatkan skill, kemampuan kita sebagai pengusaha,” jelasnya.
Wiliam menambahkan bahwa HIPMI harus menjadi rumah bersama bagi para pengusaha muda maupun mereka yang ingin memulai usaha. “Kita bisa saling berbagi, bertukar pikiran, dan bersama-sama menciptakan pengusaha-pengusaha baru di Papua Barat,” pungkasnya.
Sumber Berita : https://rri.co.id/daerah/1548819/ketua-hipmi-pabar-dorong-lahirnya-pengusaha-muda-oap
